Jumat, 26 Juli 2013

Susunan Kalimat Dalam Bahasa Korea



Berbeda dengan grammar (susunan kalimat) dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yaitu Subject + Predicate + Object (SPO), kalau susunan/struktur kalimat dalam bahasa Korea kebalikannya, yaitu SOP.
Contoh :
Saya makan nasi. (SPO grammarnya Indonesia/Inggris)
menjadi:
Saya nasi makan. (SOP grammarnya Korea)
Dalam struktur sebuah kalimat biasanya mengandung : Subject ditambah komponen kata benda (noun), kata kerja (verb), kata sifat (adjective), ataupun kata keterangan (adverb), atau komponen kata yang lain.
Disini kita mulai dari struktur kalimat dalam bahasa Korea yang paling sederhana,
1.   Subject(eun/neun) + Noun
Contoh:
Saya adalah murid.
저는 학생입니다.
jeo-neun hagsaeng-imnida.
Note:
jeo(neun) = saya, hagsaeng = murid
‘imnida’ adalah partikel penanda untuk kalimat formal, yang artinya ‘adalah’. Jika ingin diubah menjadi kalimat non formal polite, partikel ‘imnida’ diubah menjadi ‘(i)yeyo’
2.   Subject(eun/neun) + Verb
Saya makan. / saya sedang makan.
나는 먹는다. / 나는 먹고 있어요.
Na-neun meog-neunda. / na-neun meoggo-iss-eoyo.
Note:
na(neun) = jeo(neun) = saya, meog-neunda = makan, bentuk dasarnya :
먹다 mogda.
3.   Subject(eun/neun) + Noun(eul/leul) + Verb
Saya makan nasi. / Saya sedang makan nasi. (S+V+Onya B. Indonesia/Inggris)
ke B. Korea-nya :
나는 밥을 먹는다. / 나는 밥을 먹고 있어요.
Na-neun bab-eul meog-neunda / Na-neun bab-eul meoggo-iss-eoyo.
Note:
Na(neun) = saya, bab(eul) = nasi, moeg-neunda = makan.
(eun/neun) adalah penanda S, dan (eul/leul) adalah penanda O yang harus ada.

0 komentar:

Posting Komentar